IBU EUIS PETANI BAYAM “IBU TIN” DARI DESA KARYAMANDALA

Didepan pekarangan rumahnya yang tidak luas sekitar 40 m2 Ibu Euis (27 tahun) salah satu warga Dusun Karyamandala Desa Karyamandala Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya, mulai menanam tanaman bayam sejak tahun 2015. Pada awalnya, Ia menanam bayam hanya untuk dikonsumsi sendiri. Akan tetapi lama kelamaan para tetangga dan masyarakat disekitarnya mulai berdatangan untuk membeli bayam tersebut.

Bayam yang ditanam Ibu Euis memang sangat beda dari bayam biasa di pasar. Bayam ini memiliki daun yang lebih lebar dan batang yang besar dibandingkan dengan bayam biasa pada umumnya. Oleh karena itu, selain dibuat sayur, bayam ini juga bisa dibuat untuk keripik bayam ataupun dibuat lalapan.

  

Karena banyak warga yang datang untuk membeli bayam maka Ibu Euis pun semakin tekun untuk merawat tanaman bayamnya. Dari mulanya hanya untuk dikonsumsi sendiri, alhamdulilah kini Ibu Euis dapat penghasilan tambahan dari menjual bayam kepada para tetangga disekitarnya.  Dalam sehari Ibu Euis dapat menjual bayamnya sebanyak 20-30 ikat, dan harga perikatnya dijual antara Rp. 2.000,- – Rp. 3000,-. Bahkan dalam 3 bulan terakhir ini ibu Euis mampu memasok ke sebuah pabrik oleh-oleh yang mengolah daun bayam menjadi keripik bayam yang berada di Cicariang, Kota Tasikmalaya. Hampir setiap bulannya Pabrik ini selalu memesan lebih dari 100 ikat bayam dari Ibu Euis.

Alhamdulilah, dari hasil menanam bayam dengan memanfaatkan lahan di halaman rumah, ibu Euis  mampu menambah pemasukan keuangan keluarganya. Bagi yang berminat dengan bayam Ibu Euis dapat membelinya langsung ke rumahnya di alamat Dusun Karyamandala RT 03 RW 02 Desa Karyamandala Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya atau dapat memesannya melalui Face Book dengan nama Izz Maria.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan